Mekar Sari, 05 November 2025 — Pemerintah Desa Mekar Sari, Kecamatan Pasir Sakti kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas sumber daya masyarakat melalui kegiatan Sosialisasi Teknologi Tepat Guna (TTG) Bidang Peternakan, yang dilaksanakan di Balai Desa Mekar Sari. Kegiatan ini bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025 sebagai bagian dari fokus pembangunan ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi masyarakat.
Acara dihadiri oleh perangkat Desa, Kader Posyantekdes, serta para pelaku usaha peternakan yang aktif berkontribusi dalam pengembangan sektor ternak di wilayah Desa Mekar Sari.
Camat Pasir Sakti diwakili oleh Edy Binarto, S.E., M.M selaku Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, yang sekaligus berkesempatan membuka acara secara resmi. Turut hadir juga Kepala Desa Mekar Sari Supardi beserta jajaran.
Susunan Acara
Kegiatan dimulai pukul 13.00 WIB dengan urutan sebagai berikut:
- Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
- Doa pembuka
- Sambutan Kepala Desa Mekar Sari, Supardi
- Sambutan sekaligus pembukaan oleh Kasi PMD Kecamatan Pasir Sakti, Edy Binarto, S.E., M.M
- Penyampaian materi inti oleh narasumber
Materi: Biosekuriti Tiga Zona pada Peternakan Bebek Petelur
Materi utama disampaikan oleh drh. Ririn Suhartini dari Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan Kabupaten Lampung Timur, dengan tema “Penerapan Biosekuriti Tiga Zona pada Peternakan Bebek Petelur”.
BACA JUGA | Musyawarah Desa Penetapan Apbdes Perubahan Tahun Anggaran 2025 Desa Mekar Sari Digelar Lancar Dan Partisipatif
Biosekuriti merupakan sistem perlindungan kandang agar ternak tidak terpapar penyakit. Biosekuriti Tiga Zona dijelaskan sebagai langkah pengamanan kandang yang terbagi menjadi:
- Zona Merah (Area Terkontaminasi)
Area luar peternakan — akses umum, kendaraan, dan tamu. Perlu control ketat.
- Zona Kuning (Area Transisi)
Area menuju kandang — tempat cuci tangan/kaki, ganti alas kaki, semprot disinfektan.
- Zona Hijau (Area Steril / Kandang)
Area inti tempat ternak. Hanya yang benar-benar bersih yang boleh masuk.
Sistem ini mencegah penyebaran penyakit dan meningkatkan produktivitas ternak, khususnya usaha bebek petelur. Para peserta menerima penjelasan teknis, prakt ik lapangan, hingga tanya jawab langsung seputar penerapan biosekuriti dalam skala usaha kecil dan menengah.
Harapan Pemerintah Desa
Dalam sambutannya, Kepala Desa Mekar Sari menegaskan bahwa sektor peternakan menjadi salah satu potensi unggulan Desa dan pemerintah Desa akan terus mendorong pelatihan teknis bagi masyarakat.
Pemerintah Desa berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak, sehingga usaha ternak di Desa Mekar Sari semakin produktif, sehat, dan berdaya saing.
BACA JUGA | Pelatihan Tanggap Tangguh Bencana Desa Mekar Sari Tahun 2025